Jangan Panik, Tsunami Ada Tandanya

Tsunami yang terlihat sebagai monster paling menakutkan ternyata bisa di deteksi hanya dari gejala alam pasca gempa. Tanda-tanda ini didapatkan dari hasil penelitian yang dikumpulkan para ilmuan yang berasal dari negara-negara rawan tsunami layaknya Jepang. Petunjuk yang banyak didapatkan ternyata berasal dari dokumen lama dan prasasti yang ada di Jepang.
Beberapa pertanda yang dapat mengabarkan adanya gelombang tsunami memang berasal dari gejala alam yang ditimbulkan oleh pergerakan gelombang air laut dan juga getaran yang berasal dari sumber gempa. Tanda-tanda itu dapat berupa pergerakan tanah, riakan air laut yang biasa disebut tsunami forerunners, tarik surutnya permukaan air laut, dinding muka air di tengah laut, timbulnya suara abnormal serta keanehan-keanehan yang dapat dirasakan oleh penglihatan visual, pendengaran dan penciuman.
Yang dikatakan pergerakan tanah adalah perjalanan gelombang pada lapisan padat bumi akibat gempa. Inilah yang pada awalnya mengguncang sutu daerah hingga akhirnya dapat memicu terjadinya tsunami. Tsunami forerunners merupakan deretan riak muka air laut yang mendahului gelombang tsunami yang lebih besar. Nah jika tsunami forerunners sudah mencapai bibir pantai, berhati-hatilah karena raksasa air akan segera menghampirimu.
Namun tsunami forerunners yang menjadi pertanda kedatangan tsunami tidak selamanya muncul. Banyak hal yang dapat mempengaruhi munculnya tsunami forerunners ini. Penyebabnya antara lain kemiringan alami dan inisial tsunami terhadap bentuk pantai. Karena itulah, tsunami forerunners sangat jarang muncul di pantai utara dan selatan benua Amerika karena dipengaruhi faktor-faktor yang tidak jelas. Kehadiran tsunami forerunners di beberapa tempat seperti di Jepang sebenarnya didukung oleh aktivitas resonansi berupa gelombang ikutan tsunami awal di teluk dan paparan benua sebelum tsunami utama mencapai pantai.
Tsunami bore yang biasa disebut dinding muka air laut akan terlihat berbeda ergantung dari bentuk sendimen dan kekasaran dasar laut. Unutk daerah landai yang sendimennya dapat tersapu gelombang, maka dinding air akan terlihat berwarna gelap. Sebaliknya, jika sendimennya dipenuhi karang dan kedalaman lebih, dinding airnya akan berwarna putih dan didominasi busa yang disebabkan reaksi garam pada air laut.
Jepang sebagai negara yang sering dilanda tsunami telah menyimpan kisah dari masa-ke masa tentang peristiwa tsunami. Gelombang tsunami akan datang setelah beberapa orang mendengar suara-suara aneh dari arah pantai. Hal ini juga terlukis dalam Monumen Tsunami di Prefektur Aomori yang berbunyi “Gempa, suara menderu, kemudian tsunami” yang berarti, jika mendengar suara abnormal dari arah pantai setelah terjadinya gempa yang berpotensi menyebabkan tsunami, alangkah baiknya jika evakuasi segera dilakukan.
Beberapa saksi mata juga telah menerangkan hal ini. Mereka mendeskripsikan suara itu seperti suara baling-baling helikopter, desingan roket, atau bahkan suara iringan drum band. Walaupun terdengar lucu, namun pendengaran seperti ini sepatutnya diwaspadai. Jangan sampai saat mendengar suara drum band setelah terjadinya gempa, kita hanya mengabari orang lain bahwasanya hiburan telah datang. Jika ini kita lakukan, maka raksasa itu akan semakin dekat dan melahap apa yang ada di hadapannya.
Sebenarnya suara-suara seperti ini disebabkan oleh hantaman gelombang yang mengenai bibir pantai yang curam atau landai, sehingga bentuk bunyi yang dihasilkan juga berbeda. Pertanda lainnya hembusan angin dengan hawa yang lebih dingin dari arah pantai serta bau garam yang mnyengat.  Kemungkinan besar aliran angin ini disebabkan oleh tolakan air laut di daerah lepas pantai.
jadi, jika terjadi gempa besar, perhatikan tanda-tandanya, lalu evakuasi diri dan keluarga. Dedet Pratama Dinata (kapanlagi.com)

PRESTASI SEPAK BOLA SMAN 8

Dalam rangka kejuaraan walikota cup,SMAN 8 Padang tergolong sebagai sekolah yang di unggulkan.buktinya SMAN 8 Padang,meraih posisi ke dua dalam kejuaraan antar SMA se-kota padang tersebut.Dalam laga pertamanya,SMAN 8 mendapat lawan yang lumayan sulit,yaitu SMA PGRI 1.tapi berkat kekompakan para pemain,SMAN 8 berhasil mengalahkan SMA PGRI 1 dengan skor akhir 2-0.Dilaga ke duanya SMAN 8 berhadapan dengan kesebelasan SMAN 11 padang,walaupun ketinggalan di babak pertama SMAN 8 tetap main dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportifitas.Akhirnya di babak ke dua,SMAN 8 berhasil menang dengan skor telak 3
-1.kemenangan ini membawa SMAN 8 ke babak semi final melawan kesebelasan MAN 2,yang sebelumnya telah mengalahkan kesebelasan SMA Pembangunan dalam drama adu pinalti.dalam laga ini SMAN 8 berhasil menundukan MAN 2 dengan skor akhir 1-0.Dalam laga final,pada tanggal 16 agustus 2007 kemarin,SMAN 8 bertemu dengan rekan se kecamatan,kesebelasan SMAN 7.pertandingan berlangsung sangat alot,pelatih SMAN 8 yang kerap di sapa pak Dipa memasang formasi 3-5-2.Sampai peluit panjang di tiup wasit,skor imbang 1-1.Pertandingan di lanjutkan dengan adu pinalti,kekompakan dan kesabaran pemain SMAN 8 di uji dalam drama pinalti ini.Untung kesebelasan SMAN 8 mempunyai kapten yang solid,akhirnya keganasan SMAN 8 takluk dalam drama adu pinalti ini,SMAN 8 kalah dengan skor 3-2.
Daftar nama skuad SMAN 8 :
1.Devis (kapten) 7.Fajri 13.Romi
2.Aliran 8.Hendra 14.Yudi
3.Yoki 9.Bayu 15.Sandria Parak
4.Riko 10.hari 16.Affil
5.Eko 11.firman 17.yudi sadam
6.Rices 12.Riki 18.Hamdi
Tim SMAN 8 di latih oleh Bapak Dipa deprizal,mereka selalu latihan di lap. OPEL ,setiap hari senin,jumat,dan minggu.pada tanggal 2 September kemarin,SMAN 8 Padang mengadakan pertandingan uji coba melawan kesebelasan Rajawali Palapa .SMAN 8 padang menang dengan skor 1-0.Minggu besok(9/5) SMAN 8 akan kembali mengadakan pertandingan uji coba melawan kesebelasan Asco Panser,
Good Luck buat anak-anak sepak bola SMAN 8,terus berjuang,tingkatkan sportifitas dan jangan lupa prestasi akademiknya juga ditingkatkan,(tim ES).

SALAM KANGEN DARI BOGOR UNTUK SMAN 8 TERCINTA

Oleh : Cahyanti Novika Masril
Alumni SMAN 8 Padang

Bangku SMA baru saja di tinggalkan. Namun kenangan indah dan segala kisah yang mewarnai dunia SMA tak akan mungkin terlupa begitu saja.
SMA 8…………………..
Rasanya baru kemarin duduk, belajar, menerima pelajaran dari guru-guru.
Rasanya baru kemaren bercanda, bercerita dengan teman-teman dan segala kisah yang mengharu biru khas remaja SMA. Dan sekarang, lihatlah aku.
Setelah 3 tahun, akhirnya aku bisa jadi mahasiswa. Bisa membuat bangga sekolah dan guru-guruku.
Takjub, bangga, dan mungkin masih banyak sejuta kata bahagia yang tidak terucapkan untuk mewakili perasaan, saat dinyatakan resmi menjadi mahasiswa IPB ( Institut Pertanian Bogor ).
Mungkin sebagian dari kita berpikiran, ” Untuk apa sih masuk IPB yang notabanennya adalah institut pertanian, pasti setelah tamat dari sini kita bakalan kerja jadi petani ngurusin sawah!”.
Ini merupakan persepsi yang salah. Kenapa? Karena kita belum mengenal, sebenarnya IPB itu seperti apa sih???
IPB sendiri merupakan Perguruan tinggi negeri ke-2 terbesar dan terluas setelah UGM. Dan sekarang sudah resmi menjadi BHMN ( BadanHukum milik negara ). Dengan status barunya ini IPB diberi kebebasan oleh pemerintah untuk mengembangkan segala potensi yang ada khusunya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Banyak hal yang membedakan IPB dari Universitas lain yang ada di Indonesia. Diantaranya, mahasiswa yang ada di IPB, berasal dari sabang sampai merauke semua ada disini, bahkan yang dari luar negri pun ada. Mulai dari malaysa, thailand, vietnam, bahkan dari kairo. Untuk mempersatukan kebudayaan yang beragam itu, maka untuk tahun 1, mahasiwa baru IPB diwajibkan untuk mengikuti TPB alias tingkat persiapan bersama dan multi budaya. Selain itu kita semua wajib tinggal di asrama selama 1 tahun. Dalam segi fasilitas, IPB punya kelengkapan fasilitas yang mendukung perkuliahan. Laboratorium, digital library, cyber gratsi mahasiswa, bahkan tidak tanggung-tanggung, IPB juga punya 1 pulau untuk jurusan Perikanan dan kelautan, serta 1 gunuing untuk mahasiswa fakultas kehutanan. Uniknya lagi IPB juga punya mall sendiri yang bernama Botani Squera serta dilengkapi gedung pertemuan yang disebut IPB International Convention Center ( IICC ). Gimana? Keren kan?
Selain itu organisasinya pun tidak tangung-tanggung, sudah mendapat predikat International. Diataranya Agria swara, merupakan organisasi paduan suara, dan tahun 2007 ini mereka baru balik dari jerman dalam rangka perlombaan, IAAS, uni konservasi fauna, dan berhubung di IPB itu mahasiswanya berasal dari berbagai daerah, maka ada organisasi khusus yang diberinama OMDA ( organisasi Mahasiswa Daerah) dan bagi yang berasal dari sumatera barat OMDAnya disebut IPMM ( ikatan pelajar mahasiswa minang ) . Jauh dari orang tua mungkin memang berat, tapi dengan adanya organisasi ini kita merasa punya keluarga baru lagi.
Sebagai mahasiswa baru, pasti ada OSPEK. IPB juga ada, tapi disini lebih dikenal dengan nama MPKMB ( masa perkenalan kampus mahasiswa baru). Dan yang lebih asyik lagi kegiatannya itu lebih banyak berada di dalam ruangan, jadi kita itu di kumpulkan dalam 1 ruangan sebesar stadion sepak bola yang berbentuk kubah . kebayang kan? Yang lebih istimewa lagi, MPKMB ini menghadirkan mentri pertanian Indonesia, selain itu kita juga punya theme song khusus untuk angkatan kita, dan itu ada CD ekslusifnya juga lho.
Terlepas dari semua cerita diatas, menjadi mahasiswa merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Karena kita bukanlah sebagai siswa lagi, tapi sudah bertitle ”Maha”., jadi segala sikap, tingkah laku, pola pikir, harus mencerminkan itu semua.
Dari segi belajar pun, kuliah itu tidak sama dengan SMA. Kita harus bisa mengatur waktu agar kuliah tidak berantakan. Dan yang paling penting, jangan mengaku sebagai mahasiwa kalau kamu tidak ikut organisasi.
Maka dari itu, semenjak di bangku SMA, mulailah untuk bisa membagi waktu. Usahakan untuk ikut kegitan ekstrakulikuler, berprestasilah di bidang akademik dan non akademik. Karena keberhasilan seseorang itu, 20 % berasal dari Intelegensi, sedangkan 80% lagi berasal dari emotional dan spiritualitas kita.

PRESTASI SEPAK BOLA SMAN 8

Dalam rangka kejuaraan walikota cup,SMAN 8 Padang tergolong sebagai sekolah yang di unggulkan.buktinya SMAN 8 Padang,meraih posisi ke dua dalam kejuaraan antar SMA se-kota padang tersebut.Dalam laga pertamanya,SMAN 8 mendapat lawan yang lumayan sulit,yaitu SMA PGRI 1.tapi berkat kekompakan para pemain,SMAN 8 berhasil mengalahkan SMA PGRI 1 dengan skor akhir 2-0.Dilaga ke duanya SMAN 8 berhadapan dengan kesebelasan SMAN 11 padang,walaupun ketinggalan di babak pertama SMAN 8 tetap main dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportifitas.Akhirnya di babak ke dua,SMAN 8 berhasil menang dengan skor telak 3
-1.kemenangan ini membawa SMAN 8 ke babak semi final melawan kesebelasan MAN 2,yang sebelumnya telah mengalahkan kesebelasan SMA Pembangunan dalam drama adu pinalti.dalam laga ini SMAN 8 berhasil menundukan MAN 2 dengan skor akhir 1-0.Dalam laga final,pada tanggal 16 agustus 2007 kemarin,SMAN 8 bertemu dengan rekan se kecamatan,kesebelasan SMAN 7.pertandingan berlangsung sangat alot,pelatih SMAN 8 yang kerap di sapa pak Dipa memasang formasi 3-5-2.Sampai peluit panjang di tiup wasit,skor imbang 1-1.Pertandingan di lanjutkan dengan adu pinalti,kekompakan dan kesabaran pemain SMAN 8 di uji dalam drama pinalti ini.Untung kesebelasan SMAN 8 mempunyai kapten yang solid,akhirnya keganasan SMAN 8 takluk dalam drama adu pinalti ini,SMAN 8 kalah dengan skor 3-2.
Daftar nama skuad SMAN 8 :
1.Devis (kapten) 7.Fajri 13.Romi
2.Aliran 8.Hendra 14.Yudi
3.Yoki 9.Bayu 15.Sandria Parak
4.Riko 10.hari 16.Affil
5.Eko 11.firman 17.yudi sadam
6.Rices 12.Riki 18.Hamdi
Tim SMAN 8 di latih oleh Bapak Dipa deprizal,mereka selalu latihan di lap. OPEL ,setiap hari senin,jumat,dan minggu.pada tanggal 2 September kemarin,SMAN 8 Padang mengadakan pertandingan uji coba melawan kesebelasan Rajawali Palapa .SMAN 8 padang menang dengan skor 1-0.Minggu besok(9/5) SMAN 8 akan kembali mengadakan pertandingan uji coba melawan kesebelasan Asco Panser,
Good Luck buat anak-anak sepak bola SMAN 8,terus berjuang,tingkatkan sportifitas dan jangan lupa prestasi akademiknya juga ditingkatkan,(tim ES).

‘Dream Theater’

 

Dream Theater adalah salah satu grup progressive metal paling terkemuka di dunia saat ini. Didirikan oleh Mike Portnoy, John Petrucci dan John Myung, mereka telah merilis delapan album studio, empat rekaman live dan satu album pendek (EP). Album pertama mereka, When Dream And Day Unite direkam dengan Charlie Dominici sebagai vokalis dan Kevin Moore sebagai pemain keyboards. Dominici berusia jauh lebih tua daripada anggota lainnya dan ingin memainkan musik yang lain, sehingga ia kemudian keluar dari grup. Mereka kemudian mencari pengganti yang ideal selama 2 tahun sampai akhirnya bertemu dengan James LaBrie, vokalis dari Kanada melalui audisi.

Bersama LaBrie mereka merekam Images And Words yang melambungkan nama mereka ke jajaran internasional dengan hit “Pull Me Under” dan “Another Day”. Awake adalah album terakhir mereka dengan Moore yang kemudian digantikan oleh Derek Sherinian untuk album Falling Into Infinity. Pada akhirnya Sherinian juga digantikan oleh Jordan Rudess dan formasi ini masih bertahan sampai hari ini. Mereka telah meluncurkan album konsep Metropolis 2: Scenes From A Memory dan album ganda Six Degrees Of Inner Turbulence. Pada tahun 2003 mereka memutuskan untuk merekam album non-konsep Train Of Thought yang sangat dipengaruhi oleh grup thrash metal seperti Metallica.

Album terbaru mereka yang berjudul Octavarium dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2005 dan selain merupakan album studio kedelapan juga mengandung delapan lagu.

Setelah Dream Theater meluncurkan album Live mereka dalam memperingati 20 tahun Dream Theater terbentuk yang berjudul Score yang direkam pada tanggal 1 April 2006 di Radio City Music Hall,US. Mereka kembali bersiap meluncurkan album ke sembilan mereka dengan membawa bendera label record baru yaitu RoadRunner Records, mereka telah merampungkan album Systematic Chaos yang berisi 8 lagu.

Sejarah
Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit.

Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat “majestic”. Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang.

Pada saat – saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karir di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karir musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah.

Moore juga akhirnya keluar dari sekolahnya, SUNY Fredonia, untuk berkonsentrasi dengan band tersebut.

Karakteristik penulisan lagu
Beberapa teknik penulisan lagu yang unik telah dilakukan oleh Dream Theater, yang kebanyakan terjadi di masa – masa sekarang, ketika mereka bisa bereksperimen dengan label rekaman mereka sendiri.

Dimulai dengan Train of Thought, Dream Theater sudah memulai memasukkan elemen – elemen kecil dan tersembunyi di musik mereka, dan memuat elemen tersebut kepada peminat yang lebih fanatik. Karakteristik yang paling terkenal (yang biasa disebut “nugget”) tersembunyi di “In the Name of God”, yang merupakan sandi morse dari “eat my ass and balls” (makan pantatku dan penisku), yang merupakan kata – kata terkenal dari Mike Portnoy. Sejak saat itu, banyak peminat – peminat Dream Theater mulai berusaha menemukan hal – hal kecil yang biasanya tidak menarik bagi peminat biasa.

Beberapa dari teknik mereka yang terkenal termasuk:
Suara dari fonograf di akhiran dari “Finally Free” di album Scenes from a Memory adalah suara yang sama di awalan “The Glass Prison” di album berikutnya, Six Degrees of Inner Turbulence. Dan akhiran kunci terakhir di “As I Am” sama dengan kunci yang digunakan di album selanjutnya, Train of Thought. Juga, not piano yang dimainkan di akhiran “In the Name of God” di ‘Train of Thought adalah not yang sama dengan pembukaan “The Root of All Evil” di album berikutnya, Octavarium.
Tiga bagian dari “The Glass Prison” di Six Degrees of Inner Turbulence, dua bagian dari “This Dying Soul” di Train of Thought dan dua bagian dari “The Root of All Evil” di Octavarium menunjukkan tujuh poin pertama dari dua belas poin – poin di program Alcoholics Anonymous oleh Bill Wilson, yang mana program itu diikuti oleh Mike Portnoy. Ia juga berkata bahwa ia akan membuat lagu – lagu lain yang memuat lima program lainnya, yang akan ditujukan untuk Wilson
Dream Theater kadang menggunakan teknik penulisan lagu dimana bagian – bagian dari sebuah lagu dikembangkan tiap kali mereka dimainkan. Contohnya, lagu “6:00″ dari Awake. Setelah awalan lagu, mereka hampir memainkan chorus, tapi mengulang lagu tersebut dari awalan lagi (di menit 1:33). Dan ketika chorus sudah seharusnya dimainkan pada saat berikutnya, mereka mengulang lagi dari awalan, di menit 2:11. Teknik ini bisa juga ditemukan di “Peruvian Skies”, “Blind Faith” dan “Endless Sacrifice”
Penggunaan notasi yang berulang – ulang juga digunakan, yang sudah dikenal dari lagu – lagu Charles Ives, contohnya:
Tema lagu “Wait for Sleep” muncul di “Learning to Live” (menit 8:11) dan juga muncul dua kali di “Just Let Me Breath” (menit 3:39 dan 5:21)
Tema lagu “Learning to Live” muncul di “Another Day” (menit 2:53)
Tema lagu “Space-Dye Vest” digunakan beberapa kali di album Awake.
Tema pembukaan dari “Erotomania” digunakan di “Voices” di Awake (menit 4:51).
Satu dari melodi – melodi di “Metropolis Pt 1 (The Miracle and the Sleeper)” diulang di chorus kedua di “Home” dari Metropolis Pt 2 (Scenes From A Memory), dengan cuma pengubahan satu kata. Beberapa lirik dari “Metropolis Pt 1″ just digunakan di “Home”. Pada dasarnya, keseluruhan album “Scenes From A Memory” penuh dengan musikal/lirikal/konseptual variasi dari elemen – elemen musikal dari “Metropolis Pt 1″ dan “The Dance of Eternity” sebenarnya dibangun dari variasi – variasi elemen musik di lagu – lagu dalam album tersebut.
Bagian – baguan dari tiap lagu di album “Octavarium” telah digunakan di bagian kelima dari lagu berjudul sama, “Octavarium”.
Six Degrees of Inner Turbulence, studio album ke enam mereka, memuat enam lagu dan mempunyai karakter – karakter angka enam di judul – judul lagunya. Train of Thought, studio album ke tujuh mereka, memuat tujuh lagu. Octavarium, studio album ke delapan mereka memuat delapan lagu dan judul albumnya diambil dari kata octo, yang merupakan kata Latin yang berarti delapan, berarti satu oktaf dari istilah musik, yang mana merupakan jarak dari satu not ke not lain adalah delapan not di tangga nada diatonik. Judul lagi dari CD ini adalah 24 menit, kelipatan dari 8. Halaman depan albumnya juga memuat karakter – karakter yang berhubungan dengan 5 dan 8. Contohnya, satu set dari kotak – kotak putih dan kotak – kotak hitam, mempunyai arti satu oktaf dari piano.
Lagu “Octavarium” dulunya ingin diakhiri dengan seruling yang bergema serupa dengan awalan lagu tersebut. Namun diganti dengan not piano yang sama dari awalan album Octavarium. Mike Portnoy telah mengatakan bahwa seri awalan – akhiran album akan berhenti disini, karena album ke sembilan mendatang tidak akan diawali dengan akhiran “Octavarium”.(Berbagai sumber/Farell, Peggi)

Penerbitan ‘Eight School’ Berbuah Ekskul Jurnalistik

Menyadari semakin pentingnya media dalam kelancaran pendidikan, SMAN 8 Padang akhirnya menerbitkan kembali tabloid sekolah yang beredar di lingkungan SMAN 8 Padang. Tabloid ‘Eight School’ edisi perdana diterbitkan pada Sabtu (8/9) lalu, menyusul penerbitan ‘The Eight’ yang telah dilakukan pada tahun lalu. Tabloid yang terdiri dari 24 halaman ini diharapkan dapat memotivasi semua siswa-siswi SMAN 8 untuk lebih giat lagi belajar menulis.
Yus Eriza S.Pd, pembina redaksi tabloid Eight School sangat berharap agar perubahan yang dilakukan dapat memberikan efek positif bagi pelajar dan juga pihak sekolah. Di samping itu, tabloid yang mengutamakan pendidikan ini diharapkan mampu membuat pelajar SMAN 8 Padang lebih berprestasi lagi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Tentunya tujuan ini dapat dicapai dengan adanya kerjasama dari berbagai elemen yang menyusun SMAN 8 Padang.
Menyadari keterbatasan fasilitas, penerbitan pertama ini memang terbilang banyak menemui rintangan. Penerbitan pertama ini memang dirasa masih banyak kekurangan, ditambah dengan waktu penerbitan yang tidak sesuai rencana. Walaupun demikian, penerbitan tabloid sebagai media jurnalistik di SMAN 8 telah dapat dikatakan sukses.
Dengan penerbitan tabloid ini, ternyata membuahkan hasil yang tidak diduga. SMAN 8 Padang akhirnya memiliki ekstrakulikuler baru, yakninya ekstrakulikuler jurnalistik. Walaupun sebagian besar siswa-siswi SMAN 8 Padang belum paham dengan ekskul baru ini, namun setidaknya redaksi dan pembina telah berhasil merekrut lebih dari 10 orang pelajar kelas X yang nantinya akan bergabung dengan redaksi untuk menyulseskan jalannya tabloid ini. Tapi jumlah ini diperkirakan akan meningkat mengingat masih banyak peminat dari kelas XI dan XII. Kesepuluh anggota ekskul baru ini telah diberi pengarahan sehari setelah tabloid ini berdar.
Antusias kesepuluh anggota baru ini begitu terlihat. Mereka sangat bersemangat memperhatikan pengarahan yang diberikan redaksi dan mereka mengaku telah sanggup untuk menerima tugas yang langsung diberikan setelah pengarahan. Dengan semangat yang menggebu-gebu dari anggota, redaksi yakin nantinya tabloid ini akan sukses pada penerbitan kedua dan seterusnya.
Kaderisasi ini dilakukan mengingat sebagian awak redaksi memang telah duduk di bangku kelas XII yang sebenarnya tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus tabloid ini, apalagi redaksi akan dihadapkan dengan ujian akhir. Karena itulah pengajuan untuk perekrutan disambut baik oleh pihak sekolah.
Kedua pembina lain, Dipa Defrizal dan Iria Drilinda beserta redaksi akan berupaya untuk melanjutkan peneritan tabloid ini. Penerbitan kedua rencananya akan dilakukan pada pekan pertama setelah libur Ramadhan berakhir dan nantinya akan dilanjutkan sekali tiap bulannya. (Dedet Pratama Dinata /SMAN 8 Padang)

mulai

mulai

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!